Showing posts with label cotton. Show all posts
Showing posts with label cotton. Show all posts

Saturday, April 04, 2020

Crocheted Baby Rattle

Setelah sekian lama proyek-proyek rajutan terhambat, akhirnya ada permintaan lagi untuk membuat karya rajutan. Tapi karya ini membuat saya berpikir seribu kali sebelum membuatnya: baby rattle. Alamak, macam mana ya? Cita-citanya pengen bikin baby rattle yang berbentuk seperti donat. Tapi kok di sini tidak ada yang jualan baby rattle plain berbentuk donat untuk handicraft? Di toko online adanya baby rattle yang udah siap pakai. 



Akhirnya inspirasi pun datang. Saya mencoba menggunakan tabung bekas suplemen effervescent yang di dalamnya diberi bel kecil-kecil. Masalah lain muncul: mau pakai benang apa? Karena untuk bayi, pemesan baby rattle sudah wanti-wanti, benangnya harus halus dan aman untuk bayi. Alamak, harus bongkaran kotak benang ini... pada akhirnya, semua benang yang cukup halus untuk bayi dikeluarkan dari kotak benang, dan terpilihlah beberapa benang yang (menurut kami) cocok untuk bayi.




Kemudian pemesan baby rattle tinggal memilih, mau dikasih ornamen apa rattle-nya. Terpilihlah kepala Snoopy untuk proyek rattle pertama. Proyek pertama selesai, tiba-tiba muncullah tabung bekas suplemen effervescent yang tidak terpakai lagi... akhirnya saya membuat lagi baby rattle kedua. Dan tentu saja, terpilih kepala Woodstock, teman Snoopy untuk proyek kedua. Senang rasanya melihat Snoopy krincingan ada temannya sekarang...

Sunday, August 27, 2017

Bebek Rajut Dari Jerman

Berwisata ke Jerman di musim panas yang lalu ternyata membawa pengalaman baru bagi saya: Jerman kaya dengan handicraft! Berawal dari iseng-iseng masuk ke toko buku di stasiun Alexanderplatz Berlin, yang terjadi adalah kebingungan: banyak majalah-majalah hakken, terutama pola-pola amigurumi, yang (unfortunately) berbahasa Jerman, bahasa yang tidak pernah saya pelajari sama sekali. Oups... Untung sekarang jaman internet, jadi tinggal cari konversi pola dari bahasa Jerman ke pola Amerika, dan voila! Polanya bisa terbaca.

Namun hasrat berburu barang-barang handicraft baru bisa tersalurkan ketika kami menjelajah Altstadt (kota tua) Heidelberg. Di antara deretan toko-toko branded dan cafe-cafe cantik, terselip toko Wolle Rodel, satu-satunya toko handicraft di Altstadt (dan tampaknya satu-satunya toko khusus handicraft di Heidelberg). Rasanya seperti menemukan harta karun di antara tumpukan jerami. Saya menyempatkan diri membeli buku handicraft yang menggabungkan antara hakken dan kristik. Dan di hari kedua, karena lagi-lagi kami melewati toko itu, saya tergoda untuk sekali lagi masuk dan membeli buku amigurumi.

Toko Wolle Rodel di Altstadt Heidelberg


Dari sekian banyak buku amigurumi yang ada di toko, saya memilih membeli buku amigurumi bebek mandi, alias rubber duck. Rubber duck sangat populer di Jerman, hampir di semua toko souvenir memiliki bebek karet berwarna kuning. Tapi ketika saya mencoba mencari tahu kenapa si bebek kuning ini sangat populer, saya tidak menemukan alasan yang jelas. Satu-satunya hal menarik yang saya temukan di Wikipedia adalah event Entencup alias balapan bebek karet yang diselenggarakan di Nuremberg setiap musim panas.

Pada akhirnya, setelah selesai mengkonversi pola pada buku amigurumi tersebut, saya mencoba membuat bebek-bebek rajutan yang lucu-lucu. Bebek pertama yang saya buat adalah rubber duck standar. Setelah semua bagian rajutan digabungkan, hasilnya bukan rubber duck ala Jerman, melainkan bebek sawah berwarna kuning yang lucu.

Bebek Sawah dari Jerman
Masih penasaran, saya melakukan percobaan kedua membuat bebek rajutan. Dari sekian banyak pola, saya memilih membuat bebek penjaga kolam renang. Dan hasilnya adalah "Baywatch Duck" yang siap membantu para pengunjung pantai yang perlu pertolongan.

Bebek Baywatch

Nah, masih banyak bebek-bebek lain yang menunggu untuk dirajut. Welcome to Indonesia, German (crocheted) rubber duck!

Bebek-Bebek Rajut dan Buku Amigurumi-nya



Sunday, March 21, 2010

Another Craft Inspired by Korean Souvenir

Lagi-lagi terinspirasi oleh suvenir dari Korea, akhirnya diriku membuat dompet crochet warna-warni. Prinsipnya sederhana, hanya 2 baris dc untuk setiap warna (contoh ini menggunakan benang katun), kemudian sisi yang akan diberi resleting diberi warna yang kontras dengan warna-warna sebelumnya, jahit resletingnya, kemudian jahit sisi-sisi dompet, dan voila! Dompetnya siap dipakai! Untuk mempermanis, rajut bunga dan pasang pada tarikan resletingnya.

Dompet Yang Menjadi Sumber Inspirasi

Hasil Rajutan


Sunday, May 21, 2006

Small Coin Purse


Ini dompet koin karya pertamaku, lengkap dengan kancing bunga dan kaitan.