Buku ini adalah buku kristik pertama yang saya beli di Amazon via
kutukutubuku.com, dan merupakan salah satu buku kristik favorit saya.
Tema pola di buku ini adalah binatang peliharaan, termasuk di antaranya
anjing, kucing,hamster, reptil, dan kuda. Yang membuat buku ini menjadi
sumber pola favorit saya adalah karena gambar binatang peliharaan di
dalam buku ini sangat realistis dan sangat mirip dengan binatang
sesungguhnya (walaupun ada juga beberapa pola yang bertema kartun).
Lagi-lagi, karena saya penggemar dogi, sebagian besar proyek yang saya
kerjakan dari buku itu adalah gambar-gambar dogi.
Buku ini 'muncul'
kembali di 'peredaran' work-in-progress karena tiba-tiba ada yang khusus
minta dibuatkan kristik anjing labrador berwarna kuning di atas kain
hitam. Setelah dikebut selama 2 malam, akhirnya selesai juga kristik
labrador kuning di atas strimin hitam, tinggal tunggu kapan hasil
kristikannya dijahitkan ke barangnya.
Showing posts with label cross stitch. Show all posts
Showing posts with label cross stitch. Show all posts
Sunday, August 12, 2012
Sunday, July 11, 2010
Tikus Berbulu
Lagi iseng-iseng buka majalah CrossStitcher,
menemukan pola tikus "berbulu" yang dibuat dengan benang Madeira Lana.
Halah, jenis benang apa lagi ini?? Kalaupun dijual di sini, pasti mahal
banget!
Saking gregetan mau nyoba, tiba-tiba teringat bahwa masih punya benang felting yang buat merajut. Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya si tikus berhasil disulam dengan benang PDK Tobucil (hanya polanya harus dimodifikasi, karena kebetulan di rumah stok benang PDK adanya coklat tua, jadilah si tikus genit berwarna pink berubah menjadi tikus got coklat tua...). Pas melihat hasil akhirnya, kok kaya'nya kurang fluffy ya?? Setelah membaca petunjuk di majalah, rupanya benang yang harusnya berbulu itu harus di"tarik-tarik" dengan prepet supaya berbulu. Ooo... setelah di-"prepet" beberapa kali, akhirnya bulu-bulunya pada keluar. Seru juga! Pas dicoba lagi dengan benang wol lokal, setelah ditarik dengan prepet, hasilnya sebenernya berbulu juga, cuman kurang fluffy.
(sayangnya, di foto tikusnya tidak terlihat fluffy...)
O ya, setelah saya mencari info lebih lanjut, benang Madeira Lana itu ternyata punya komposisi 50% wool dan 50% acrylic, makanya mungkin bisa disubstitusi pakai benang lokal yang komposisinya 88% katun dan 12% acrylic.
Tips : kalau mau mem-fluff hasil sulaman dengan prepet, sebaiknya bagian yang fluff disulam terlebih dahulu, kemudian di-fluff dengan prepet sebelum menyulam bagian lain dengan benang sulam biasa. Ini mencegah bagian yang disulam dengan benang sulam biasa rusak.
Saking gregetan mau nyoba, tiba-tiba teringat bahwa masih punya benang felting yang buat merajut. Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya si tikus berhasil disulam dengan benang PDK Tobucil (hanya polanya harus dimodifikasi, karena kebetulan di rumah stok benang PDK adanya coklat tua, jadilah si tikus genit berwarna pink berubah menjadi tikus got coklat tua...). Pas melihat hasil akhirnya, kok kaya'nya kurang fluffy ya?? Setelah membaca petunjuk di majalah, rupanya benang yang harusnya berbulu itu harus di"tarik-tarik" dengan prepet supaya berbulu. Ooo... setelah di-"prepet" beberapa kali, akhirnya bulu-bulunya pada keluar. Seru juga! Pas dicoba lagi dengan benang wol lokal, setelah ditarik dengan prepet, hasilnya sebenernya berbulu juga, cuman kurang fluffy.
(sayangnya, di foto tikusnya tidak terlihat fluffy...)
O ya, setelah saya mencari info lebih lanjut, benang Madeira Lana itu ternyata punya komposisi 50% wool dan 50% acrylic, makanya mungkin bisa disubstitusi pakai benang lokal yang komposisinya 88% katun dan 12% acrylic.
Tips : kalau mau mem-fluff hasil sulaman dengan prepet, sebaiknya bagian yang fluff disulam terlebih dahulu, kemudian di-fluff dengan prepet sebelum menyulam bagian lain dengan benang sulam biasa. Ini mencegah bagian yang disulam dengan benang sulam biasa rusak.
Friday, June 18, 2010
Surat Pembacaku Dimuat!
Beberapa waktu yang lalu aku mengirim surat pembaca ke majalah The World
of Cross Stitching, menceritakan karyaku yang dibuat dari salah satu
pola di majalah itu.
Kira-kira sebulan setelah aku mengirim e-mail dan fotonya, salah satu
redakturnya mengirim balasan minta alamat rumah, rupanya mereka
berencana memuat suratku di edisi bulan Juni, dan apabila beneran dimuat, mereka akan mengirim suvenir ke rumah.
Awal Juni, sebelum aku sempat ke toko buku untuk mencari majalahnya, rupanya kiriman suvenirnya sudah tiba di rumah, hore, berarti surat pembacaku dimuat! Suvenirnya "cuman" kain Aida warna hijau (termasuk barang agak langka di sini...), 1 benang sulam DMC (tapi khusus yang diedarkan di Inggris, labelnya agak beda sama yang dijual di sini), sama 1 leaflet pola, tapi seneng bangeeeeettt....
Baru pada akhir minggu aku berkesempatan ke Kinokuniya untuk beli majalahnya, dan setelah melihat surat pembacanya aku baru sadar, ternyata suratku lumayan panjang... dan dikasih komentar sama redakturnya. Nggak tahu apakah kebetulan atau merupakan kesengajaan, mereka memuat suratku berbarengan dengan penerbitan bonus pola Eeyore di edisi Juni itu. Senangnyaaa....
Awal Juni, sebelum aku sempat ke toko buku untuk mencari majalahnya, rupanya kiriman suvenirnya sudah tiba di rumah, hore, berarti surat pembacaku dimuat! Suvenirnya "cuman" kain Aida warna hijau (termasuk barang agak langka di sini...), 1 benang sulam DMC (tapi khusus yang diedarkan di Inggris, labelnya agak beda sama yang dijual di sini), sama 1 leaflet pola, tapi seneng bangeeeeettt....
Baru pada akhir minggu aku berkesempatan ke Kinokuniya untuk beli majalahnya, dan setelah melihat surat pembacanya aku baru sadar, ternyata suratku lumayan panjang... dan dikasih komentar sama redakturnya. Nggak tahu apakah kebetulan atau merupakan kesengajaan, mereka memuat suratku berbarengan dengan penerbitan bonus pola Eeyore di edisi Juni itu. Senangnyaaa....
Wednesday, April 07, 2010
One Million Giraffes
Di rumah lagi ada trend baru : JERAPAH. Awalnya gara-gara ada a little
stuffed animal bernama Giraffe di rumah Bentuknya mirip jerapah beneran,
cuman dalam versi kartun. Sejak itu, kami melakukan penelitian lebih
mendalam tentang jerapah.
Sejak lama jerapah menarik perhatian manusia, karena "fitur-fitur"nya yang luar biasa. Jerapah merupakan binatang dengan tinggi badan tertinggi yang hidup di darat. Pada waktu laksamana Cheng Ho membawa jerapah untuk dipersembahkan kepada kaisar Tiongkok, karena jerapah persembahan itu tidak bisa melewati gerbang istana, bahkan kaisar pun beranjak dari singgasananya untuk melihat binatang yang menakjubkan ini. Jerapah juga binatang yang selalu ingin tahu, perhatikan kalau di kebun binatang, jerapah di kebun binatang sering menjulurkan kepalanya untuk mendekat ke arah pengunjung.
Pada waktu saya mencari-cari informasi tentang jerapah, saya menemukan website ini : One Million Giraffe. Intinya, pemilik website ini (Ola) bertaruh dengan temannya, bahwa melalui internet dia bisa mengumpulkan 1 juta jerapah dengan batas waktu 1 Januari 2011. Wow... project yang kreatif! Dan saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi menyumbang jerapah.
Inilah jerapah pertama yang saya sumbangkan buat Ola, dan masih akan menyusul jerapah-jerapah yang lain.
Sejak lama jerapah menarik perhatian manusia, karena "fitur-fitur"nya yang luar biasa. Jerapah merupakan binatang dengan tinggi badan tertinggi yang hidup di darat. Pada waktu laksamana Cheng Ho membawa jerapah untuk dipersembahkan kepada kaisar Tiongkok, karena jerapah persembahan itu tidak bisa melewati gerbang istana, bahkan kaisar pun beranjak dari singgasananya untuk melihat binatang yang menakjubkan ini. Jerapah juga binatang yang selalu ingin tahu, perhatikan kalau di kebun binatang, jerapah di kebun binatang sering menjulurkan kepalanya untuk mendekat ke arah pengunjung.
Pada waktu saya mencari-cari informasi tentang jerapah, saya menemukan website ini : One Million Giraffe. Intinya, pemilik website ini (Ola) bertaruh dengan temannya, bahwa melalui internet dia bisa mengumpulkan 1 juta jerapah dengan batas waktu 1 Januari 2011. Wow... project yang kreatif! Dan saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi menyumbang jerapah.
Inilah jerapah pertama yang saya sumbangkan buat Ola, dan masih akan menyusul jerapah-jerapah yang lain.
Sunday, September 13, 2009
"Mendaurulang" Kartu Ucapan Dengan Kristik
Walaupun saat ini ucapan selamat dan
hari raya lebih sering disampaikan melalui SMS, e-mail, atau e-Card,
namun keberadaan kartu ucapan tidak hilang begitu saja. Seringkali kita
menerima begitu banyak kartu ucapan (terutama menjelang hari raya), dan
terkadang karena gambarnya yang lucu atau unik, kita sayang untuk
membuangnya.

Kartu-kartu "bekas" ini dapat dimanfaatkan untuk mount atau latar belakang karya kristik. Contohnya seperti kartu kupu-kupu ini, kita memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan atas untuk menempelkan kreasi kristik bergambar balon.



Dengan "mendaur-ulang" kartu-kartu ini, kita dapat mempersembahkan sebuah hadiah/gift atau menyampaikan ucapan dengan cara yang unik dan lain dari yang lain, serta membantu mengurangi limbah kertas.
Kartu-kartu "bekas" ini dapat dimanfaatkan untuk mount atau latar belakang karya kristik. Contohnya seperti kartu kupu-kupu ini, kita memanfaatkan ruang kosong di sisi kanan atas untuk menempelkan kreasi kristik bergambar balon.
Dengan "mendaur-ulang" kartu-kartu ini, kita dapat mempersembahkan sebuah hadiah/gift atau menyampaikan ucapan dengan cara yang unik dan lain dari yang lain, serta membantu mengurangi limbah kertas.
Saturday, July 11, 2009
Cross-Stitched Tumbler
Tumbler ini aku peroleh waktu perusahaan tempat aku kerja mengadakan
outbound untuk pekerja internal. Tadinya covernya kertas biasa yang ada
logo perusahaan. Berhubung lagi pengen punya tumbler yang bergambar
Eeyore, jadilah muncul ide untuk membuat cover dari perforated paper dan
diberi kreasi kristik Eeyore. Jadilah hasilnya seperti berikut ini :

Berhubung sisa perforated papernya masih banyak, jadi aku bikin cover satu lagi bergambar kuda :


Berhubung sisa perforated papernya masih banyak, jadi aku bikin cover satu lagi bergambar kuda :

Thursday, February 21, 2008
Kreasi Kristik Untuk Pemula
Penulis: Arini TathagatiISBN: 978 979 1477 01 7
Penerbit: PT Puspa Swara. Jl. Mekarsari Raya Mo 15. Cimanggis-Depok
021- 8729060. Fax: 021-8712219
Alamat Pemesanan: Jl. Gunung Sahari III/7. Tel: 021-4204402. fax: 021-4214821
Harga: Rp 35.000,-
Kristik atau tusuk silang sebenarnya tidak asing lagi di telinga kita. Masih ingatkah ketika nenek atau ibu kita mengisi waktu luangnya dengan membuat kristik? Selain mengasyikkan, berkreasi dengan kristik juga bisa mendatangkan penghasilan dan kepuasan hati. Mau mencoba?
Buku ini menjadi sumber inspirasi Anda berkreasi dengan kristik. Lengkap memandu, mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik dasar, sampai ragam kreasi kristik. Anda tidak hanya bisa membuat aplikasi kristik pada hiasan dinding. Lebih dari itu, produk seperti tas, kantong HP, kartu ucapan dan alas piring pun bisa diperindah dengan kristik. Untuk meminimalisasi kegagalan, disertakan ‘bonus’ tip dan trik antigagal.
Jadi, sungguh tepat jika buku ini menjadi teman Anda untuk mulai berkreasi.
Monday, July 02, 2007
Pin-Cushion
Amplop Angpau
Ini amplop merah untuk Tahun Baru Imlek, atau kita kenal sebagai "angpau". Ternyata "model-model"nya gak mau ketinggalan difoto!
Subscribe to:
Posts (Atom)



